Komitmen Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Komitmen Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Komitmen Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Seorang yang sudah memutuskan sesuatu maka akan selalu dan harus komitmen dengan keputusannya. Hingga ada terpakan yang besar maka tetap harus berkomitmen dengan apa yang sudah di putuskan sebelumnya. Sehingga tidak jarang orang akan gelisah jika akan memutuskan sesuatu hal. Tak terkecuali dengan bapak Ali yang sedang memutuskan untuk memulai berdagang apa yang akan di ambil. Bapak ali dahulu berjualan sayur keliling komplek rumahnya. Namun, saat ini pekerjaan tersebut sudah di ambil sang istri yang kebetulan habis melahirkan anak keduanya. Sang istri yang dahulu bekerja sebagai pelayan salah satu toko di pasar mengaku sudah tidak bekerja di tempat yang lama lagi karena dahulu akan melahirkan tetapi saat dia habis melahirkan berniat untuk kembali lagi. Saat dia kembali lagi ternyata tempat yang dia bekerja kemarin itu sudah ada yang mengisi. Karena memang sang pemilik toko tidak bisa menjaga tokonya sendiri tanpa adayang membantu dalam melayani pembeli. Toko yang dekat dengan pedagang Jual Bibit dan Pohon Spathodea ini akan sering tutup jika tidak ada yang membantu melayani pembeli.

Dengan kejadian demikian istri bapak Ali saat ini mengambil alih pekerjaan sang suami menjual sayur keliling komplek rumahnya. Sang istri tidak mau jika tidak bekerja, karena sang anak bayi sudah di asuh oleh anak pertamanya yang kebetulan saat itu dia sedang hamil muda dan tidak dapat bekerja. Mau tidak mau pak Ali harus mencari pekerjaan baru untuk dirinya sendiri. Saat itu juga teman-teman pak Ali banyak yang sedang memberikan tawaran  kepadanya. Mulai berjualan bibit hingga berternak ikan. Teman pak Ali yang berjualan bibit mengajak pak Ali untuk Jual Bibit dan Pohon Spathodea di pasar dekat rumahnya. Sedangkan yang mengajak berternak ikan pak Ali harus punya kolam ikan sendiri.

Pak Ali saat itu sedang bingung memilih tawaran dari temannya yang mana. Pak Ali ingin tetap jualan dan menolak temannya yang menawari untuk berternak ikan. Karena memang pak Ali tidak mempunyai tempat untuk membuat kolam ikan saat ini. Lahan perkarangan rumahnya hanya cukup untuk rumah dan untuk menaruh gerobak sayur saja. keluarga beliau jika ingin menaruh apa-apa harus pinjam lahan tetangganya. Jika pak Ali nanti memilih berternak ikan maka harus meminjam tempat dari tetangganya untuk membuat kolam. Akhirnya pak Ali memilih untuk Jual Bibit dan Pohon Spathodea saja. karena beliau tinggal mengambil dari temannya tanpa harus memerlukan tempat yang luas untuk menyimpannya. Namun sebelumnya pak Ali harus ke pasar terlebih dahulu untuk membelanjakan kebutuhan rumah untuk di masak sang anak pertamanya.

Leave a Reply