Tarik Ulur Jual Pohon dan Bibit Trembesi

Tarik Ulur Jual Pohon dan Bibit Trembesi

Tarik Ulur Jual Pohon dan Bibit Trembesi

Meski bukan yang pertama kalinya ini terjadi kepada Anton tapi dia tampak gugup untuk menghadapinya. Karena bagaimanapun juga dia harus bisa meraskan bagaiamana menjadikan sebauh kenyataan ini bisa menjadi sebuah harapan yang baru. Meskipun, dia harus berjuang dari awal untuk bisa membuat bisnis Jual Pohon dan Bibit Trembesi bisa berjalan sedia kala. Anton memang masih berusaha untuk tegar bisa menghadapi ini untuk bisa dijadikannya sebauh keinginan yang bisa saja akan menyatukan kembali keinginan – keinginan yang ada. Meski tidak ada yang bisa mempengaruhi tentang setiap perilaku yang ada saat ini bukan berarti ini akan menciptakan beberapa kejenuhan. Karena dan setiap kali ini selalu terjadi pada semuanya yang akan hadir di hidupnya. Setiap kali dia harus berusaha untuk bisa menciptakan kemelut yang nantinya akan dijadikannya sebuah pelajaran baru untuk kedepannya agar apa yang dia lakukan saat ini bisa menjadi lebih baik lagi.

Memang setiap memasuki pergantian musim selalu seperti tidak ada yang berubah setiap tahunnya. Apa yang dihadapi oleh Anton ini sepertinya menjadi kenyataan yang harus diahadapi sebagai seorang yang Jual Pohon dan Bibit Trembesi selalu dihadapkan pada kenyataan kehabisan stok karena banyak bibit yang akan dijual ini mati karena kebanyakan air yang datang. Terlebih ada beberapa bibit yang baru saja dia tanam beberapa hari yang lalu ini membuat semuanya hilang tanpa adanya yang tersisa. Seperti yang dirasakan oleh banyak orang yang juga satu prosesi dengan anton yakni Jual Pohon dan Bibit Trembesi juga mengalami hal yang sama. Ketika cuaca sudah tidak menentu seperti saat ini, saat pagi hari masih ada hujan tapi siang hari panasnya sampai beberapa derajat Celsius, tapi sore menjelang malam hujan lagi. Dan air masih saja turun hingga menjlang pagi lagi membuat tidak nyenyak orang hidup.

Sebenarnya kondisi cuaca yang seperti ini tidak hanya dialami oleh pohon saja yang tampak terserang penyakit atas perubahan cuaca yang tidak menentukan ini, tapi orang pun juga banyak yang terserang penyakit flu dan batuk – batuk akibat cuaca seperti ini. kondisi ini ternyara juga menimpa Adila anak perempuan pertama Anton yang harus beberapa hari dirawat di rumah sakit karena kondisi badannya yang sangat panas tidak turun – turun. Beberapa dialami juga olehkarenanya Jual Pohon dan Bibit Trembesi dari Anton sempat terhenti karena tidak ada yang merawatnya ketika dirumah. Bisa saja sebenarnya, tapi karena kesibukannya itulah dia banyak yang lupa untuk memasukkan kantong plastic yang berisikan bibit – bibit pohon itu membuat semua habis mati karena serangan penyakit pohon itu.

Leave a Reply